Beranda blog Halaman 20

Tips SEO: Pentingnya Artikel Unik Dimata Google

Pernah mendengar istilah “Content is king“?. Memang sampai saat ini artikel masih merupakan bahan utama untuk meningkatkan trafik/kunjungan ke website anda. Semakin banyak artikel yang anda buat, semakin besar kemungkinan kunjungan yang datang ke situs anda.

Namun tidak semua artikel dapat mendatangkan trafik pengunjung. Hanya artikel unik yang dapat mendatangkan pengunjung ke situs anda. Artikel unik adalah artikel yang lain dari yang lain baik dari sisi isi, susunan kata dan gaya penulisan.

Unik di sini bukan berkaitan dengan tema atau niche sebuah artikel, tetapi berkaitan dengan susunan kata dan gaya bahasa yang digunakan oleh penulisnya.

Sebuah tema atau niche sebuah artikel dapat saja ditulis oleh ratusan atau bahkan ribuan penulis blog, jika kita tertarik dan ingin membahasnya dalam artikel, maka keunikan artikel yang kita buat harus tetap terjaga jika ingin mendapat tempat yang baik di SERP (Search Engine Ranking Position).

Intinya, walaupun kita menggunakan gaya bahasa sendiri dengan pengalaman dan ilmu yang kita miliki dalam membuat artikel, tetap tidak menutup kemungkinan adanya susunan kata dan gaya bahasa tersebut sama dan telah digunakan oleh orang lain karena terlalu seringnya tema atau niche tersebut dibahas. Bayangkan saja, jika sebuah tema dibahas berkali-kali hingga ratusan kali, tentu saja resiko duplikasi konten sangat terbuka.

duplikasi konten

KEHEBATAN ARTIKEL UNIK MENURUT GOOGLE

Untuk itulah, ada baiknya sebelum artikel dipublikasi (walaupun hasil karya dan pikiran kita sendiri) selalu memperhatikan keunikan artikel tersebut. Banyak cara yang dapat kita gunakan, salah satunya di situs ini Plagiarism Checker.

Ada banyak keuntungan jika kita selalu mempublikasikan artikel unik bagi search engine dan pengunjung blog. Bagi search engine seperti Google misalnya, sangat menyukai artikel yang unik dan akan selalu menempatkan artikel unik tersebut di halaman depan hasil pencariannya. Kehebatan artikel unik tersebut akan dapat menggeser posisi kompetitor tanpa harus memikirkan teknik seo yang terkadang justru membingungkan.

Sedangkan bagi pengunjung, artikel unik memberikan informasi yang mereka butuhkan secara tepat sesuai dengan apa yang mereka cari. Pengunjung tidak akan pernah menyesal untuk kembali lagi, karena memang informasi yang mereka butuhkan hanya ada di tempat kita, bukan di tempat lain.

Paus Fransiskus: Saya Percaya Tuhan, tetapi Bukan Tuhan Katolik

Paus Fransiskus kembali membuat pernyataan yang mencengangkan. Dalam wawancara dengan harian terbitan Italia, La Repubblica, Paus asal Argentina itu menjelaskan keyakinannya akan Tuhan.

“Saya percaya akan Tuhan, tetapi bukan Tuhan Katolik,” kata Paus kepada pendiri dan mantan editor harian La Repubblica, Eugenio Scalfari.

Scalfari yang sudah cukup terkejut mendapatkan kesempatan wawancara pribadi dengan Paus, semakin terkejut dengan pernyataan itu. Lalu, Scalfari meminta Paus untuk mengelaborasi pernyataannya itu.

“Tuhan bukan Katolik. Tuhan adalah universal, dan kita adalah umat Katolik karena cara kita memuja Dia,” ujar Paus.

Lebih jauh Paus Fransiskus menjelaskan bahwa sebagai pemimpin umat Katolik, dia memercayai Tuhan dan Yesus Kristus sebagai inkarnasi Tuhan.

“Yesus adalah guru dan pemimpin saya. Tetapi Tuhan, Bapa, adalah cahaya dan Sang Pencipta. Itulah yang saya yakini. Apakah menurut Anda keyakinan kita jauh berbeda?” tanya Paus kepada Scalfari.

Paus berusia 76 tahun ini menambahkan, dia tak selalu sepakat dengan apa yang selama ini menjadi standar Gereja Katolik.

“Pandangan Vatikan sentris telah mengabaikan dunia di sekitar kita. Saya tak sepakat dengan cara ini, dan saya akan lakukan apa pun untuk mengubahnya,” Paus menegaskan.

Sejak terpilih menjadi pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus terbukti menjadi seorang Paus beraliran liberal. Bahkan dia bersikap lebih lunak terhadap hal-hal yang selama ini ditentang keras Vatikan seperti homoseksualitas dan ateisme.

sumber: kompas.com

Sekolah Membunuh Kreativitas Anak dengan Menyuruh Menggambar Dua Gunung, Sawah dan Matahari

0

Ketika mencicipi mata pelajaran Geografi untuk pertama kalinya di bangku SMP, saya selalu senang ketika Pak Guru mulai meminta kami membuka atlas seraya beliau bergerak dari papan tulis menuju peta dunia yang tergantung di dinding. Melihat luasnya dunia dalam lembaran-lembaran kertas memang menakjubkan, terlebih lagi ada satu hal yang selalu membuat saya penasaran: bagaimana bentuk benua Afrika bisa begitu cocok jika disandingkan dengan Amerika Selatan, seperti puzzle.

Setelah sekian lama menyimpan rasa penasaran, saya pun memberanikan diri untuk bertanya pada Pak Guru:

“Pak, kenapa Afrika dan Amerika Selatan punya kecocokan di salah satu sisinya? Apa mereka dulu satu benua?”

Bukannya langsung memberikan jawaban, beliau terbahak-bahak — mungkin karena menganggap pertanyaan saya lucu.

“Mana mungkin dua benua yang berbeda pernah bersatu? Gak pernah ada, Nak!”

Saya pun mengangguk saja, karena sebagaimana yang selalu diajarkan pada saya, guru adalah orang yang paling benar.

Baru bertahun-tahun kemudian saya membaca tentang Pangaea, sebuah benua super yang terbentuk 300 juta tahun yang lalu. Benua tersebut mulai pecah dan bergeser 100 juta tahun yang lalu hingga membentuk bumi seperti sekarang. Nyatanya, benua Afrika dan Amerika Selatan memang pernah bersatu membentuk Pangaea.

Pertanyaannya: kenapa sah-sah saja menurut Pak Guru untuk menertawai rasa penasaran muridnya (yang toh ternyata berdasarkan fakta!), dan kenapa pula saya bisa sangat percaya bahwa menghormati Guru adalah segalanya? 

Mungkin Tujuan Sekolah Bukanlah Untuk Mendidik Kita Jadi Pintar, Melainkan Mencetak Manusia yang Gampang Diatur dan Sesuai Standar — Seperti Robot

Sekolah-Dasar-di-Deiyai-Papua-Terancam-Ditutup

Bukan salah guru Geografi saya sepenuhnya jika beliau belum pernah mendengar nama Pangaea. Mungkin ia terlalu fokus pada materi kurikulum sehingga tak sempat mengeksplor materi Geografi yang ada di luar buku teks. Yang saya sesalkan adalah beliau menganggap menertawakan imajinasi yang ditelurkan peserta didiknya sebagai hal yang sah-sah saja.

Berapa menit sih yang akan terbuang di kelas jika Pak Guru meminta saya menjelaskan mengapa saya bisa punya pertanyaan demikian? Padahal, dengan senang hati saya akan menunjukkan betapa cocoknya garis benua di sisi barat Afrika dengan sisi timur Amerika Selatan. Bukan hal mengejutkan bila pembaca juga pernah mengalami kejadian serupa dengan saya di bangku sekolah. Atau justru pembaca takut untuk bertanya pada guru, karena sudah dididik sedemikian rupa untuk terbiasa menerima — tanpa banyak bertanya?

Bisa jadi, sistem pendidikan yang saat ini ada tidak dirancang untuk membuat anak-anak didiknya menjadi ingin tahu dan pintar. Mungkin sistem pendidikan ini lebih bertujuan melatih semua anak didik untuk bisa memenuhi suatu standar: standar tentang apa itu murid teladan.

Di Indonesia, murid teladan bukanlah mereka yang rajin membaca, ingin tahu, dan berani bertanya atau mendebat guru. Murid teladan adalah mereka yang “patuh”, “kalem”, “sopan”. Murid teladan adalah mereka yang bisa menaati standar:

1. “Sopan”, patuh dan penurut pada apapun kata guru (sementara banyak murid punya rasa ingin tahu yang luar biasa dan pemikiran yang kritis)

2. “Kalem”, tidak banyak tanya. Belajar dengan mencatat pelajaran secara seksama (sementara banyak murid bisa menyerap ilmu dengan maksimal justru jika dibolehkan berdiskusi)

3. “Rapi”, dengan panjang rambut hingga warna sepatu yang sudah ditentukan dan tak dapat dibantah

4. Punya bakat di bidang Matematika dan IPA. (Bakat lain seperti menulis dan bermusik adalah nilai plus, namun bakat di bidang sains adalah permata yang menjadikan mereka lebih pintar dari murid-murid lainnya)

Murid yang tak bisa memenuhi standar ini adalah “nakal”, “bandel”, atau “bodoh”.

Memberlakukan standar sebenarnya bukan hal yang haram. Bukankah dengan ini para birokrat bisa mengukur perkembangan dunia pendidikan? Namun, apakah standar ini kemudian harus mengorbankan jiwa kreatif anak-anak kita? Apakah standar ini harus membunuh kepribadian unik yang dimiliki masing-masing mereka?

Saat Masih TK/SD, Kita Selalu Menggambar Gunung Kembar Dengan Matahari dan Sawah. Kenapa Sekolah Tak Mendorong Kita Berani Beda?

gunung-sd1234

Berapa banyak di antara kita yang menggambar sepasang gunung dengan matahari mengintip di tengahnya, serta aliran sungai atau jalan yang membelah sawah di bawahnya? Hampir semua anak Indonesia yang pernah sekolah pernah menggambarnya. Kenapa?

Padahal, tidak semua anak Indonesia hidup di dekat area persawahan. Tidak semua dari kita beruntung punya tempat tinggal dengan pemandangan gunung kembar. Secara emosional, mungkin kita lebih dekat pada pantai, perbukitan tandus, atau bahkan lampu-lampu kota — karena itulah yang sering kita lihat sehari-hari.

Tetap saja kita merasa wajib menggambar gunung dan sawah. Karena semua teman kita menggambar pemandangan yang sama, kita takut beda sendiri. Lagipula, arena guru kita tak pernah membebaskan murid-muridnya untuk menggambar objek lain.

Setiap manusia lahir dengan kreativitas natural masing-masing, namun sekolah membunuh kreativitas anak. Anak dilatih untuk merasa malu saat ingin melakukan hal yang berbeda dari teman-temannya. Kepribadian mereka yang unik sengaja ditekan. Kalau tidak bisa? Katakan mereka bandel. Katakan mereka nakal. Katakan mereka susah diatur!

Kenali Kode pada Kemasan Botol Plastik dan Bahayanya

0

Sebagai salah satu bahan yang ringan dan mudah digunakan, plastik dengan mudah ditemui hampir di semua perabotan rumah tangga. Meskipun banyak jenisnya, plastik perabotan rumah tangga memiliki risiko tersendiri untuk kesehatan dan lingkungan.

Setiap jenis plastik memiliki kode berbeda yang terletak di bagian bawah perabotan tersebut. Apa saja arti dari berbagai kode pada kemasan botol plastik dan efeknya untuk kesehatan sang pengguna?

1. PETE atau PET merupakan singkatan dari polythelyene terephthalate.
Plastik jenis ini kerap berwarna jenih/ transparan dan tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus dan hampir di berbagai jenis minuman.

Botol dengan nomor kode 1 mengindikasikan plastik jenis ini hanya sekali pakai saja dan harus dibuang ketika botol terlihat baret-baret atau kusam. Hindari menggunakan kembali plastik jenis ini terutama untuk wadah air hangat atau air panas karena lapisan polimer yang melelah akan mengeluarkan zat karsinogenik pemicu kanker.

2. HDPE atau high density polyethylene biasanya dipakai untuk botol susu dan memiliki warna putih susu.
Sifatnya yang lebih kuat, keras dan tahan suhu tinggi memang lebih aman untuk mengemas makanan dan minuman. Namun, sama seperti plastik nomor 1 jenis ini juga hanya boleh digunakan sebanyak satu kali.

3. V atau PVC atau polyvinyl chloride merupakan jenis plastik yang paling susah didaur ulang.
Plastik ini banyak ditemukan sebagai bahan baku plastik pembungkus (cling wrap) dan beberapa jenis botol. Kandungan PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus bisa bocor dan masuk ke makanan berminyak jika terkena panas. PVC berpotensi besar merusak fungsi ginjal, hati, dan memicu obesitas.

4. LDPE atau low density polyethylene merupakan jenis plastik yang sulit hancur, namun bisa didaur ulang.
Plastik jenis ini aman untuk mengemas makanan dan minuman karena sifat materialnya yang sulit bereksi dengan makanan yang dikemas.

5. PP (polpolypropylene) merupakan pilihan terbaik untuk mengemas makanan dan minuman.
Karakterisitik plastik jenis ini biasanya berwarna jernih atau berawan dan biasanya berupa botol transparan serta aman untuk bayi.

6. PS atau polystyrene biasanya dipakai pada bahan makan styrifiam, tempat minum sekali pakai, dan lainnya.
Bahan polystyrene bisa berpotensi membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika bersentuhan. Styrine sangat berbahaya untuk otak dan sistem syaraf.

Selain digunakan untuk menyimpan makanan, styrine juga diperoleh dari asap rokok, asap kendaraan, dan bahan konstruksi bangunan. Penggunaan bahan ini telah dihindari di beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Tiongkok.

7. Other atau ada empat jenis yakni SAN, ABS, PC dan Nylon. SAN dan ABS sebenarnya masih tergolong aman untuk mengemas makanan dan minuman.
Sementara PC dan Nylon bisa membahayakan kesehatan jika digunakan. PC atau Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utama yakni Bisphenol-A ke dalam makanan hingga berpotensi merusak hormon.

Anak Charis 13 Tahun Korban Air Asia Baru Launch Website

Seorang penumpang pesawat AirAsia QZ8501 bernama Yonatan Sebastian (13) ternyata anak cerdas yang hobi komputer dan menyukai elektronika. Pelajar kelas VIII SMP Charis National Academy Malang itu baru saja membuat fanpage pada Facebook.

Ia juga baru membuat situs pribadi www.yonatansebastian.com pada 22 Desember 2014, sebelum tragedi memilukan di perairan dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (28/12/2014) pagi itu terjadi.

Dalam situsnya itu Yonatan terlihat serius menatap layar laptopnya. Situs pribadinya memuat artikel yang berhubungan dengan hobinya seperti membuka file PDF tanpa eror, mengubah gambar menjadi kartun, sistem hidrolis, dan lainnya.

Laman Facebooknya juga dibanjiri ucapan belasungkawa dari teman-temannya. Seorang temannya, Sherly A, mengaku tak percaya teman sejak kecil itu menjadi korban Air Asia QZ8501.
Sherly pun bertestimoni. “Kami sudah kenal sejak SD, dia selalu ikut camp dan rajin ke gereja.”

Sherly mengenang Yonatan sebagai anak yang cerdas nan mudah bergaul. Terakhir kali Sherly bertemu Yonatan sekitar sepekan sebelum tragedi di akhir itu terjadi, tepatnya Selasa (23/12/2014).

Yonatan adalah anak semata wayang pasangan Samuel Joyo Sentoso dan Kartika Dewi Sukianto. Yonatan dan kedua orangtuanya berangkat ke Singapura untuk mengisi liburan sekolah yang kemudian menjadi liburan akhir tahun terakhirnya.

sumber: kompas.com

Kematian Tragis Akibat Menghina Tuhan

Kadang ketika manusia berada pada posisi puncak (tenar dan kaya) bisa berubah menjadi orang lain. Manusia menjadi sombong dan kadang melupakan siapa penciptaNya. Yang lebih ironis adalah mereka menyombongkan diri serta mengejek Tuhan.

Berikut 7 orang yang mengalami kematian tragis akibat menghina Tuhan :

1. John Lennon (Personil The Beatle)

John Lennon

Waktu interview dengan American Magazine, ia berkata “Kekristenan bakal selesai serta hilang. Saya tak perlu menuturkannya. Yesus sih ok, tetapi pengajaran-Nya terlampau simpel. Hari ini kami tambah lebih tenar dari-Nya. ” (1966).
Sesudah menyampaikan hal semacam itu, John tewas ditembak penggemarnya.

2. Tancredo Neves (Presiden Brazil)

Tancredo Neves

Pada saat kampanye, ia berkata apabila memperoleh 500.000 suara dari anggota partainya, tak ada yang bisa mendepaknya dari posisi kepresidenan, bahkan juga Tuhan sendiri. Ia memperoleh kurang lebih 500.000 suara, namun sehari saat sebelum peresmian jabatannya, ia sakit serta wafat.

3. Cazuza (Artis Brazil)

Cazuza

Dalam penampilannya di Canecia, Rio de Janeiro, sembari menghisap cerutu, ia mengebulkan asapnya ke hawa sembari berkata ; “Tuhan, ini untuk-Mu. ”
Pada usia 32, ia wafat lantaran kanker paru dalam keadaan yang mengerikan.

4. Marilyn Monroe (Artis USA)
Marilyn Monroe

Ia dikunjungi Billy Graham sesudah memimpin suatu ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani, yang menyampaikan bahwa Roh Allah mengirimnya untuk menyampaikan suatu hal. Sesudah mendengarkan apa yang disampaikan Billy Graham, ia berkata, “Maaf, saya tidak membutuhkan Yesus-mu! ” Seminggu kemudian Marilyn diketemukan tewas di apartemennya.

5. Bon Scott (Ex Vocalis AC/DC)

Bon Scott

Dalam salah satu lagu di albumnya pada th. 1979, ia menyampaikan, “Jangan hentikan saya. Saya tengah asyik jalan ke neraka. ” Pada tanggal 19 Febuari 1980, Bon Scott ditemukan wafat lantaran tersedak oleh muntahnya sendiri.

6. Campinas (2005)

Campinas

Sekumpulan anak muda yang mabuk menjemput seseorang gadis, rekan mereka, yang ditemani ibunya sampai masuk ke mobil. Karena sangat kuatirnya, sang ibu berkata, “Tuhan besertamu, putriku. ”Putrinya menjawab, “Boleh saja, seandainya Ia duduk di bagasi. Lantaran di sini telah penuh!” Beberapa jam kemudian diberitakan mobil itu mengalami kecelakaan fatal. Rusak kronis serta memiliki bentuk tidak bisa dikenali lagi. Anehnya, sisi bagasinya masih utuh, bahkan juga nyatanya sekotak telur di dalamnya tidak ada satupun yang pecah.

7. Pembuat Kapal Titanic (1912)

Kapal Titanic

Si pembuat kapal mengatakan dengan bangganya, “Kapal ini tak akan terbenam, bahkan juga oleh Tuhan sekalipun.” Pada hari ke empat pelayaran, kapal itu menabrak gunung es.
Lalu terbelah dua saat sebelum terbenam ke dalam dasar samudera atlantik yang dingin. Ironisnya kapal itu baru pertama kali berlayar.

Mulai 2015 Semua Tayangan Infotainment Hadir di Atas Jam 10 Malam

Tayangan infotainment selama ini rupanya menyalahi aturan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 & SPS). Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Judhariksawan mengatakan, pada 2015, KPI akan memberikan perlakuan khusus untuk semua infotainment yang selama ini tayang di jam yang salah untuk menempatkannya di jam tayang yang tepat.

“2015 nanti mungkin infotainmnet akan kita buat perlakuan khusus dalam arti substansinya. Dalam P3 & SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran) sudah sangat jelas ada klasifikasi program, kalau infotainment muatan substansinya adalah untuk dewasa, maka dia harus tayang pada pukul 22.00. Jadi kita mengatakan, urusan perceraian, perselingkuhan dan sebagainya, itu urusan dewasa. Tayang harus di atas jam 10 malam dong, itu rencana kami di 2015,” ujar Judhariksawan kepada para pewarta seusai acara ‘Refleksi Akhir Tahun 2014 KPI’ di Gedung Bapeten, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2014).

Judhariksawan menyayangkan infotainment yang menampilkan isu-isu perselingkuhan dan perceraian artis tidak bisa terus menerus dibiarkan tayang pada pagi, siang, hingga sore hari. Hal itu menurutnya, bukanlah berita yang bebas dikonsumsi siapa saja. Hal tersebut juga menurutnya mencoreng lembaga penyiaran lain yang telah membuat program infotainment dengan baik dan benar, seperti Newstar (Kompas TV) dan Entertainment News (NET TV).

“Kita harus menghargai teman-teman lembaga penyiaran yang sudah membuat infotainment yang benar seperti Kompas dan Net TV. Mereka menyiarkan berita yang menampilkan karya-karya selebritis yang inspiratif dan bermanfaat. Itulah infotainment yang sebenarnya. Kalau mau tayangin berita tentang perselingkuhannya, peceraiannya, ya harus tayang di atas jam 10 malam, karena itu konsumsi orang dewasa,” tegas Judhariksawan.

Mengenai kapan pastinya tayangan infotainment mulai disiarkan pada malam hari di atas jam 10 malam, Judhariksawan memastikan pada 2015 rencana tersebut akan terlaksana.

“Mulai 2015, kita mulai panggil semua infotainment untuk mengatakan bahwa mereka harus mengikuti aturan klasifikasi program yang ada di P3 & SPS,” tandasnya.

sumber: metrotvnews.com

Cara Mengatasi Malware di Facebook

0

Hampir dua minggu sudah malware atau program jahat “Gadis Mabuk” beredar di Facebook. Hingga saat ini pun, malware tersebut belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti menyerang.

Menurut perusahaan keamanan jaringan Vaksincom, tim keamanan Facebook tidak mampu berbuat apa-apa karena malware tersebut tidak memanfaatkan aplikasi dalam Facebook sendiri. Malware tersebut menyebarkan diri melalui extension yang biasanya ada di peramban.

Dalam minggu awal serangan “Gadis Mabuk” ini, penjahat siber membuat extension khusus untuk Google Chrome, dengan nama Atas Berita.

Setelah mulai ketahuan, penjahat siber mulai menyerang peramban buatan Mozilla, Firefox.

Menurut pengamatan Vaksincom, mulai tanggal 13 Desember 2014 lalu, penjahat siber ini mengeluarkan varian baru dan mulai mengeksploitasi Firefox.

Jika korban mengklik tautan jebakan “Gadis Mabuk” yang beredar di wall Facebook, maka ia akan diarahkan ke situs phising yang mirip dengan YouTube. Alamatnya berada di beritavideo.info/gadis.

Tujuan dari situs tersebut agar korban mengira sedang berkunjung ke situs YouTube. Kemudian, korban akan dikelabui seakan harus menginstal extension untuk melihat video.

Jika korbannya mengklik plugin, maka ia akan mendapatkan peringatan dari Firefox bahwa beritavideo.info ingin melakukan instalasi software pada komputernya.

Jika pengguna mengabaikan peringatan tersebut, secara otomatis peramban akan menginstal sebuah extension bernama “Full Screen 4.0”.

Nah, malware yang menyamar jadi ekstensi tersebut akan membuat akun Facebook korbannya melakukan auto-posting malware “gadis mabuk” di wall Facebook.

Khusus bagi pengguna peramban Firefox, jika terlanjur jadi korban, berikut cara mengatasi malware di facebook :

1. Buka peramban Firefox
2. Ketik “about:addons” di bagian kotak “Go to a website”. Setelah diketik, akan terbuka halaman extension.
3. Cari extension “Full Screen 4.0” dan klik tombol remove.
4. Akan ada konfirmasi “Full Screen has been removed”. Kemudian, restart peramban Firefox.
5. Untuk menghindari pencurian informasi dari akun Facebook, segera ubah password Facebook.

Jika tips diatas kurang tepat silahkan komen di bawah ini ya.

sumber: kompas.com

Pemerintah Beri Hutang Lapindo Rp 781 Miliar dengan Jaminan Aset

Presiden Jokowi sore ini telah menyepakati pembelian aset PT Minarak Lapindo yang menyebabkan bencana lumpur di Sidoarjo, Jawa Timur. Perusahaan yang sebagian milik Aburizal Bakrie itu tidak mampu membayar sisa ganti rugi terhadap korban lumpur senilai Rp 781 miliar.

“Diputuskan rapat tadi pemerintah akan membeli itu (aset Lapindo),” ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta.

Namun, Jokowi minta pembelian aset itu harus seluruhnya diberikan kepada pemerintah. Hal itu agar Lapindo membayar kerugian tersebut langsung kepada pemerintah bukan pada penduduk setempat.

“Lapindo harus menyerahkan semuanya tanah yang ada di peta berdampak,” ujar Basuki.

Sebab, selama ini penduduk setempat yang terkena dampak lumpur Lapindo sudah sangat sengsara, tidak juga dilunasi ganti rugi oleh PT Minarak Lapindo. Pertimbangan ini diputuskan lebih kepada kesejahteraan rakyat yang dalam hal ini penduduk yang terkena dampak lumpur yang dirugikan.

“Tujuannya pemerintah tidak membeli tanah tetapi untuk membantu masyarakat. Gunanya dengan semangat itu supaya nanti kalau sudah diberikan semua ke pemerintah berkas-berkas tanah sebesar Rp 303 triliun, ” ujarnya.

Pemerintah memberikan tenggat waktu pelunasan hutang Lapindo kepada pemerintah selama 4 tahun. Jika Lapindo tidak juga dapat melunasi, maka seluruh aset Lapindo dimiliki oleh pemerintah.

“Lapindo diberi waktu 4 tahun kalau mereka bisa melunasi Rp 781 miliar maka tanah itu akan diberikan lagi dikembalikan lagi ke Lapindo. Kalau tidak pemerintah akan sita,” ujar Basuki.

Sementara itu, Menteri Sosial Khofifah menambahkan sisa 20 persen yang tidak dibayarkan oleh Minarak Lapindo akan dibeli pemerintah. Namun, ganti rugi sekitar 80 persen yang sudah dibayarkan oleh pemerintah akan menjadi colateral.

“Jadi yang dibayar (Lapindo) 80 persen, jaminan untuk membayar 20 persen karena sudah ada notulensi rapat bahwa minarak lapindo sudah tidak mampu menyelesaikan 20 persen. Oleh karena itu pemerintah segera berikan solusi, 80 persen akan menjadi colateral bagi pemerintah sampai 20 persen,” ujar Khofifah.

Nantinya keputusan rapat ini akan dituangkan dalam Perpres yang segera disiapkan. “Ada nanti perpresnya, ini kan baru saja rapat,” ujar Khofifah.

sumber: merdeka.com

Pendaftaran BPJS Ditutup Desember Akhir 2014?

Tidak benar bahwa pendaftaran BPJS ditutup desember akhir tahun 2014. BPJS Kesehatan tetap membuka untuk pendaftaran, bukan hanya sampai dengan akhir Desember 2014. Bahkan, sesuai dengan roadmap cakupan kepesertaan yang menyebutkan di tahun 2019 seluruh rakyat Indonesia sudah menjadi anggota BPJS Kesehatan dan apabila ditahun 2019 tersebut sudah tercapai Universal Health Coverage (UHC), BPJS Kesehatan tetap membuka pendaftaran bagi peserta baru khususnya bagi bayi yang baru lahir, warga Indonesia yang baru kembali dari luar negeri, penduduk asing yang baru masuk ke Indonesia, dsb.

Dan tidak benar bahwa pembuatan maupun perpanjangan KTP, SIM, dan Passpor wajib memiliki kartu BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan belum bekerjasama dengan lembaga-lembaga tersebut terkait dengan hal tersebut.

BPJS Kesehatan juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk segera mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Kesehatan selagi masih sehat. Tatacara pendaftaran dan pembayaran peserta dapat dilihat dalam website BPJS Kesehatan.

Selain itu, sesuai dengan peraturan perundangan bahwa untuk Pekerja Penerima Upah (PPU) dari BUMN, BUMD, Badan Usaha skala besar, sedang mapun kecil wajib mendaftarkan pegawainya paling lambat sebelum 1 Januari 2015. Bagi masyarakat yang merupakan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja paling lambat adalah 1 Januari 2019. Namun demikian diharapkan masyarakat segera mendaftarkan diri selahi masih sehat sebagai wujud gotong royong yang merupakan prinsip dari program jaminan kesehatan ini.

Cara Mendaftar

Prosedur Pendaftaran bagi Pekerja Penerima Upah (PPU) dilakukan secara kolektif melalui perusahaan ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat. Syaratnya : Mengisi Formulir Registrasi Badan Usaha (melampirkan NPWP Badan/SIUP/TDP/domisili) dan menyampaikan data peserta sesuai format yang ditentukan.

Setelah mendaftar maka setiap perusahaan akan mendapatkan nomor virtual account, kemudian lakukan pembayaran ke Bank BRI/Mandiri/BNI, bukti pembayarannya diserahkan ke kantor BPJS Kesehatan untuk dicetakkan kartu/mencetak kartu e-ID secara mandiri di perusahaan.

Dasar perhitungan dari iuran ialah persentasi gaji/upah, sbb :
1. Bagi PNS/TNI/PORI menggunakan gaji pokok dan tunjangan keluarga
2. Bagi Pekerja Pemerintah non Pegawai Negeri (PPnPN) menggunakan penghasilan tetap
3. Pekerja Penerima Upah lainnya menggunakan menggunakan gaji/upah dengan tunjangan tetap

Persentase besaran iuran yang dibayarkan adalah sbb :

1. Iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang terdiri atas Pegawai Negeri Sipil, Anggota TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri yang dibayar melalui APBN/APBD sebesar 5% (lima persen) dari Gaji atau Upah per bulan dibayar dengan ketentuan 3% (tiga persen) dibayar oleh Pemberi Kerja dan 2% (dua persen) dibayar oleh Peserta.

2. Iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta PPU selain Peserta diatas adalah sebesar 4,5% (mulai tanggal 1 Juli 2015 sebesar 5%) dari Gaji atau Upah per bulan dengan ketentuan, 4% dibayar oleh Pemberi Kerja, 0,5% dibayar oleh Peserta (mulai tanggal 1 Juli 2015 sebesar 1%)

Batas paling tinggi Gaji atau Upah per bulan yang digunakan sebagai dasar perhitungan besaran Iuran Jaminan Kesehatan bagi Peserta PPU dan pegawai pemerintah non pegawai negeri sebesar 2 (dua) kali Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dengan status kawin dengan 1 (satu) orang anak.

Iuran yang dibayarkan oleh peserta PPU menanggung maksimal lima orang per keluarga, meliputi pekerja, istri/suami yang sah, anak kandung, anak tiri dari perkawinan yang sah, dan anak angkat yang sah. Peserta dapat mendaftarkan anggota keluarga tambahan yang ditanggung yaitu anak ke-4, dan seterusnya, serta orangtua-mertua, dengan iuran sebesar 1% dari gaji/upah PPU.

Jika terjadi perubahan data pekerja/pegawai/karyawan, maka pengurusannya akan dilakukan oleh pihak perusahaan secara kolektif. Apabila terdapat mutasi (penambahan atau pengurangan pegawai), maka pihak HRD atau pimpinan tempat kerja tersebut wajib melaporkan secara tertulis kepada BPJS Kesehatan dengan menyebutkan data pegawai yang bertambah atau berkurang saja (tidak menyertakan data semua pegawai).

Untuk peserta mandiri, pendaftaran peserta dapat dilakukan diseluruh kantor cabang BPJS Kesehatan, melalui Bank yang bekerjasama seperti BRI, BNI dan Bank Mandiri, serta secara online melalui website BPJS Kesehatan.

Untuk pendaftaran melalui Kantor Cabang BPJS Kesehatan Pengisian Formulir Daftar Isian Peserta, dilampiri dengan pas foto terbaru masing-masing 1(satu) lembar ukuran 3 cm x 4 cm (kecuali bagi anak usia balita), serta menunjukkan/memperlihatkan dokumen sebagai berikut:

a. asli/foto copy KTP (diutamakan KTP elektronik)
b. Asli/foto copy Kartu Keluarga
c. Foto copy surat nikah (bagi yang telah menikah)
d. Foto copy akte kelahiran anak/surat keterangan lahir yang menjadi tanggungan (bagi yang telah mempunyai anak)
e. Fotocopy buku rekening salah satu diantara Bank yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, yaitu BNI, BRI dan Mandiri.

Untuk pendaftaran online, peserta dapat membuka website BPJS Kesehatan www.bpjs-kesehatan.go.id. Pilih Menu Layanan Peserta kemudian pilih Pendaftaran Peserta dan lakukan pengisian data peserta pada kolom yang tersedia beserta email untuk mendapatkan Link Aktifasi. setelah itu peserta untuk dapat membuka email dari Admin BPJS Kesehatan dan klik Link Aktifasi untuk mendapatkan Virtual Account.

Selanjutnya peserta dapat melakukan pembayaran pada 3 Bank yang telah Bekerja Sama dengan BPJS Kesehatan (BNI,BRI,Mandiri). Setelah anda melakukan Pembayaran, anda dapat mencetak e-ID BPJS-Kesehatan dengan cara mengklik/membuka ulang Link Aktivasi Pendaftaran yang ada di email Konfirmasi mengklik/membuka ulang Link Aktivasi Pendaftaran yang ada di email Konfirmasi

Untuk informasi lebih lanjut mengenai KIS dan BPJS Kesehatan, silakan hubungi Pusat Layanan Informasi BPJS Kesehatan di 500400 (hotline 24 jam) atau klik www.bpjs-kesehatan.go.id.

sumber: detik.com