Info Terbaru

Betulkah Jokowi Presiden Tidak Tegas?

Sudahkah Anda mengetahui kinerja Presiden Jokowi ketimbang berita negatif tentang Beliau?

Presiden tidak tegas inilah yang pada hari ke-2 menjabat, Malaysia langsung mencabut menara mercusuarnya!

Presiden tidak tegas inilah yang meminta hak kedaulatan udara RI bagian timur agar segera dikembalikan setelah puluhan tahun otoritas dipegang oleh Singapura.

Presiden tidak tegas inilah yang membuka ratusan hektar lahan hutan untuk membuat rumah bagi pengungsi sinabung yang telah diterlantarkan pemerintahan sebelumnya.
maaf, ini kenyataan.

Presiden tidak tegas inilah yang belum 100 hari langsung membereskan masalah Lapindo yang sewindu terabaikan.

Presiden tidak tegas inilah yang memberikan pernyataan keras agar PT FREEPORT harus segera membangun smelther di Papua. Jika tidak dilakukan, kontrak FREEPORT AKAN DICABUT. (Smelther di Papua membuat Freeport tidak punya ALASAN MEMBAWA PULANG HASIL MENTAH langsung ke negaranya, melainkan harus diolah di INDONESIA!)

Presiden tidak tegas inilah yang pertama kali mengeksekusi mati terpidana NARKOBA.

Presiden tidak tegas inilah menjadi pertama berani mengkritik dengan keras BANK DUNIA, ADB, dan IMF dan menyerukan semua negara untuk tidak mempunyai ketergantungan dengan 3 lembaga keuangan Amerika ini.

Presiden tidak tegas inilah tak pernah sekalipun menjelek-jelekan dan menghina-dina orang lain bahkan selalu membalas cacian dengan senyuman.

Presiden tidak tegas inilah dikagumi ratusan pemimpin dunia namun di negerinya sendiri dicibir dan dihujat!

Presiden tidak tegas inilah setiap hari dihujat jutaan caci maki haters sementara ia sibuk bekerja dari pagi sampai pagi lagi tanpa punya niat mengkriminalisasikan haters.

Belum lagi kinerja menteri-menterinya yang selalu mengeluarkan jurus-jurus ampuh, seperti Jurus Nahrawi: Pertama dalam sejarah persepakbolaan kita, PSSI dibekukan!

Kami bukan pemuja Jokowi!
Apalagi mendewa-dewakan Jokowi!
Kami adalah sekumpulan orang yang berpikiran positif.
Kami adalah sekumpulan orang yang belajar untuk bijak dalam menyikapi keadaan.
Kami bukan orang picik yang menilai memakai kaca mata Jonru.
dan kami tidak menilai karena Opini.
Yang kami nilai adalah REALISASI.
dan REALISASI butuh PROSES.
NEGERI‬ ini butuh pemuda yang pemberi solusi bukan pemuda pencaci maki!

Leave a comment

Your email address will not be published.


*